HUBUNGAN PERILAKU MAKAN DENGAN GIZI KURANG PADA REMAJA SEKOLAH DI KABUPATEN ROKAN HULU

Authors

  • Reihand Al Zaky

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku makan dengan kejadian gizi kurang pada remaja sekolah di Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan crosssectional. Subjek penelitian berjumlah 84 siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Rambah yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Status gizi diukur menggunakan indikator Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U), sedangkan perilaku makan dinilai melalui kuesioner Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) yang telah dimodifikasi. Analisis hubungan antara variabel dilakukan menggunakan uji ChiSquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 54,8% responden tergolong gizi kurang dan 59,5% memiliki perilaku makan tidak baik. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara perilaku makan dengan kejadian gizi kurang (p < 0,05). Nilai Prevalence Odds Ratio (POR) sebesar 10,129 (95% CI: 3,281–31,274) mengindikasikan bahwa remaja dengan perilaku makan tidak baik memiliki risiko sepuluh kali lebih besar mengalami gizi kurang dibandingkan dengan remaja yang memiliki perilaku makan baik. Dapat disimpulkan bahwa perilaku makan berperan signifikan terhadap kejadian gizi kurang pada remaja sekolah di Kabupaten Rokan Hulu

Published

2026-07-15