Studi Kualitatif tentang Perilaku Agresi Anggota Persaudaraan Setia Hati Terate

Authors

  • Nabil Hibatullah1 Hibatullah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku agresi pada anggota organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian berjumlah tiga orang anggota PSHT yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pernah terlibat dalam tindakan kekerasan atau perkelahian dengan pihak di luar organisasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, sedangkan analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku agresi dipersepsikan sebagai bentuk perlawanan diri, pembelaan terhadap teman, dan solidaritas kelompok. Bentuk agresi yang muncul meliputi agresi verbal seperti mengejek dan memaki, serta agresi nonverbal berupa pemukulan, pengeroyokan, dan perusakan lingkungan. Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku agresi antara lain provokasi langsung, pengaruh lingkungan pertemanan, konsumsi alkohol, serta faktor usia remaja yang belum memiliki kematangan emosi dan pengendalian diri yang optimal. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku agresi pada anggota PSHT dipengaruhi oleh faktor situasional dan sosial, meskipun secara organisatoris PSHT menanamkan nilai-nilai budi pekerti luhur dan pengendalian diri. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pembinaan karakter dalam organisasi pencak silat serta kontribusi bagi pengembangan kajian psikologi dan kesehatan masyarakat.

References

Sari, D. P., & Wahyudi, A. (2020). Pengaruh solidaritas kelompok terhadap agresivitas remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2), 101–112.

Susantyo, B. (2016). Faktor-faktor penyebab perilaku agresif pada remaja. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 1(1), 1–15.

Turner, J. C., & Reynolds, K. J. (2017). The social identity perspective. Annual Review of Psychology, 68, 173–199. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-010416-044134

Widodo, A., & Prakoso, B. S. (2023). Pembinaan karakter melalui olahraga pencak silat. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(1), 55–64.

Bandura, A. (2014). Social cognitive theory of moral thought and action. Handbook of Moral Behavior and Development, 1, 45–103.

Chermack, S. T., & Giancola, P. R. (1997). The relation between alcohol and aggression: An integrated biopsychosocial conceptualization. Clinical Psychology Review, 17(6), 621–649.

Susantyo, B. (2016). Faktor-faktor penyebab perilaku agresif pada remaja di Indonesia.

Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 1(1), 1–15.

Yahya, M. (2013). Solidaritas kelompok dan perilaku kekerasan pada remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 11(2), 87–96.

.

Published

2026-01-15 — Updated on 2026-01-15

Versions